Longsor Krompeng, Puluhan Warga Panik Usai Banjir Deras


Pekalongan — Tanah longsor terjadi di wilayah Krompeng, Desa Krompeng, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan, pada Jumat, 23 Januari 2026. Peristiwa ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak pagi hari hingga menyebabkan banjir dan mengikis bantaran sungai di sekitar permukiman warga.

Berdasarkan unggahan akun media sosial Threads bernama @demendolan, tanah longsor terjadi akibat kondisi tanah yang tergerus aliran sungai saat debit air meningkat drastis. Akibat kejadian tersebut, puluhan warga dilaporkan mengalami kepanikan dan berkumpul di sekitar lokasi untuk memantau kondisi serta memastikan keselamatan keluarga mereka.

Dalam video yang diunggah akun tersebut, tampak sejumlah warga berdiri di sekitar area permukiman dengan kondisi tanah yang labil. Beberapa warga terlihat menggunakan payung di tengah cuaca yang masih mendung, sementara lainnya berupaya saling mengingatkan agar menjauh dari titik rawan longsor. Rumah-rumah warga berada tidak jauh dari lokasi pergerakan tanah, sehingga meningkatkan kekhawatiran akan potensi longsor susulan.

Unggahan tersebut juga menyebutkan bahwa peristiwa longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Krompeng dan sekitarnya, menyebabkan sungai meluap dan mempercepat proses pengikisan tanah. Hingga unggahan ini dipublikasikan, belum terdapat laporan resmi terkait adanya korban jiwa maupun kerusakan berat pada bangunan warga.

Warga diimbau untuk tetap waspada, terutama bagi yang tinggal di dekat bantaran sungai dan lereng tanah. Kondisi cuaca yang belum sepenuhnya membaik dikhawatirkan masih berpotensi memicu longsor lanjutan.

Pihak terkait diharapkan segera melakukan pemantauan dan langkah antisipatif guna mencegah dampak yang lebih besar serta memastikan keselamatan masyarakat di wilayah terdampak.

LSN News
lampungsnipernew