Tenaga Medis Enggan Sebar Foto Almarhum, Ungkap Alasan Kemanusiaan
Sebuah unggahan di platform Threads dari akun @sabrinabelonita menyita perhatian publik setelah menyampaikan penolakan untuk membagikan foto almarhum yang disebut-sebut telah beredar di sejumlah platform media sosial.
Dalam unggahannya, pemilik akun menegaskan alasan kemanusiaan dan empati sebagai dasar keputusannya. Ia menulis, “Maaf yah yang DM, tidak akan aku share foto almarhum. Kalian cari di TikTok atau X pasti dapat. Maaf banget, tapi aku tidak tega membagikannya. Melihatnya lagi pun tidak tega.”
Ia juga menyampaikan bahwa pernyataannya tersebut disampaikan dari sudut pandang profesinya sebagai tenaga medis. Berdasarkan apa yang ia lihat dari foto yang beredar, ia menyebut adanya dugaan kondisi tertentu sebelum almarhum meninggal dunia. Namun demikian, ia menegaskan tidak ingin berspekulasi lebih jauh terkait penyebab kematian.
“Sebagai tenaga medis, dilihat dari foto sepertinya almarhum sempat kejang sebelum meninggal. Untuk penyebab meninggalnya aku tidak tahu dan tidak mau menebak-nebak, walaupun sudah banyak isu tersebar dan dianggap valid oleh sebagian orang,” tulisnya.
Unggahan tersebut juga disertai dengan potongan video yang memperlihatkan suasana di sebuah ruangan yang diduga fasilitas medis, di mana beberapa orang tampak membantu seseorang berjalan dengan kondisi lemah. Video lain yang beredar menunjukkan cuplikan visual almarhum, namun tidak dijelaskan secara rinci konteks waktu dan tempat pengambilan gambar tersebut.
Di akhir pernyataannya, pemilik akun menutup dengan doa dan ungkapan belasungkawa, “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT.”
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang maupun keluarga terkait penyebab pasti meninggalnya almarhum. Masyarakat diimbau untuk tidak menyebarkan ulang foto atau video sensitif serta menunggu informasi resmi demi menghormati privasi dan martabat almarhum serta keluarganya.
